Semesta mempertemukan kami dengan cara yang sederhanaβtanpa aba-aba, tanpa rencana panjang. Dari percakapan ringan yang tak disengaja, tumbuh rasa yang pelan namun pasti. Seperti benih yang menemukan tanahnya, kami belajar bahwa kebersamaan bukan tentang kebetulan, melainkan tentang kesiapan untuk saling menerima dan bertumbuh.